Kamis, 01 Oktober 2020

Organisasi Penyelenggaan Haji Permanen Sistem

 Sesuai tugas dan fungsinya, organisasi penyelenggara haji secara berjenjang dilaksanakan oleh aparatur pemerintah dari pusat sampai daerah, sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing sebagai berikut :

1.      Organisasi Penyelenggara Haji di Indonesia

a.       Kementrian Agama RI (Pusat)

b.      Direktorat Jendral Penyelenggara Haji dan Umrah

c.       Sekretaris Ditjen Haji dan Umrah

d.      Direktorat Pembinaan Haji dan UMrah

e.       Direktorat Pelayanan Haji dalam Negeri

f.       Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri

g.      Direktorat Pengelolaan Dana Haji

h.      Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi

i.        Bidang penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi

j.        Kantor Kementrian Agama Kabupaten/Kota

k.      PPIU dan PIHK

A.    Oraganisasi Penyelenggara Haji Non Permanen Sistem

Organisasi haji non permanen sistem bersifat sementara/kepanitiaan (adhoc) seperti PPIH Pusat,PPIH di Arab Saudi, dan PPIH Emberkasi.Contoh organisasi PPIH di Arab Saudi sbb :

a.       Pengarah ( Mentri Agama RI )

b.      Penanggung Jawab ( Dirjen PHU )

c.       Koordinatoor ( Duta Besar RI untuk Arab Saudi )

d.      Koordinator harian ( Konjen RI di Jeddah ),dibantu para asisten koordinator

e.       Ketua dan Wk ketua panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)

f.       Sekretaris dan Wk Sekretaris PPIH

g.      Para Kepala Bidang :

1)        Bidang pembinaan Jamaah dan Petugas Haji

2)        Bidang Akomodasi dan Komsumsi

3)        Bidang Transportasi

4)        Bidang pelayanan Kesehatan

5)        Bidang pengamanan dan Setop Armina

6)        Para kepala daerah kerja ( Daker Jeddah dan Arafah, Daker Makkah dan Muzdalifah, dan Daker Madinah dan Mina )

7)        Sektor Pelayanan :

a)      Para kepala sektor Daerah kerja Jeddah dan Arafah

b)      Para kepala sektor Daerah kerja Madinah dan Mina

c)      Para kepala sektor Daerah kerja Makkah dan Muzdalifah

8)      Kelompok Terbang ( Kloter ) Jamaah Haji, dipimpin oleh ketua kloter ( TPIH ) dengan anggota TPIHI, dan TPHD/TKHD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lembaga Pengawas Penyelenggara Ibadah Haji

  1.       Pengawasan penyelenggaraan ibdah haji Secara umum pengawasan dapat diartikan sebagai car abagi suatu lembaga?organisai untuk ...