Sabtu, 03 Oktober 2020

Ketentuan Kedatangan dan Pemulangan Haji di Arab Saudi

 Peraturan Pemerintah Arab Saudi yang tertuang dalam Ta'limatul Hajj mengenai penyelenggaraan ibadah haji, sebagai berikut [1]

  1. Batas akhir kedatangan jemaah haji jalur darat setiap akhir bulan zulqa 'dah, sedangkan Jemaah haji jalur udara dan jalur laut batas akhir kedatangannya adalah tanggal 4 zulhijjah
  2. Batas akhir keberangkatan Jemaah dari Jeddah keMadinah melalui jalur darat tgl. 26 Dzulqa'dah. Sedangkan melalui jalur udara tgl 2 Dzulhijjah
  3. Batas akhir keberangkatan jemaah dari Madianah ke Makkah melalui jalur darat  tgl 5 Dzulhijjah, sedangkan melalui jalur udara tgl 6 Dzulhijjah
  4. Batas akhir berlakunya visa dan pemulangan haji jalur udara adalah akhia Dzulhijjah tgl 15 Muharram
  5. Pemulangan haji ke masing-masing-masing negara, diatur sebagai berikut :

a.          Jamaah haji jalur udara

1)      Muassasah akan memberangkatkan jemaah dari Makkah kejeddah (Bandara Raja Abd. Aziz) sekurangnya 12 jam sebelum berangkat ke tanah udara, Petug  sebagai Kementerian Haji akan mengecek surat jawaban pemulangan yang ditanda tangani Muassasah sebelum bus transportasi bertolak ke Jeddah.

2)      Bagi jemaah haji yang ingin singgah di Madinatul Hujjaj Jeddah sebelum jadwal keberangkatanya ke tanah udara, akan diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3)      Pihak penerbangan harus menyerahkan daftar (manifes) Ke Kementerian Haji Cabang Jeddah dengan meminta paspor jemaah untuk mendapatkan legalitas pemulangan.

4)      Perusahaan yang akan mengangkut jemaah mutasi harus diserahkan paspor ybs ke Kementerian Haji Cabang Jeddah untuk melakukan pengecekan sebab mutasi dan mengatur kepulangan. 

5)      Jemaah haji yang mutasi jalur kepulangannya hanya diizinkan melalui jalur udara atau laut, jika percakapan dan kondisi memungkinkan.  nama jemaah

 

b.      Jemaah Haji Jalur Laut:

1)      Bagi jemaah haji, laut yang datang dari Madinah telah diterima di Madinatul Hujjaj / Jeddah selambat-lambatnya 36 jam sebelum waktu kepulanganya.  Sementara yang datang dari Makkah paling lambat 24 jam sebelum kepulanganya. 

2)      Bagi jemaah yang akan menginap di Madinatul Hujjaj membayarbiaya sebesar 80 Riyal ke Kantor Ain Aziziah.

3)      Transportasi, barang dan paspor akan diurus lebih lanjut oleh Maktab Wukala Muwahhad.

4)      Maktab Wukala Muwahhad akan berkordinasi dengan perusahaan angkutan laut dan membuat jemaah haji nyata.

5)      Kantor Urusan Haji di Madinatui Hujjaj Jeddah melakukan mpengawasan proses pengangkutan jemaah dan barang setelah kapal laut bebar-benar-benar telah disiapkan untuk dinaiki jemaah haji tersebut

c.       Jemaah haji jalur darat

1)      Jemaah haji, dapat dipindahkan, makkah, paling cepat, 5 Muharram sesuai permintaan, 7 menanyakan sistem  pengangkutan jemaah liaji dari Arab Saudi dan pemulangannya ke negara lain. 

2)      Kendaraan yang mengangkut jemaah haji jalur darat yang diminta melewati pusat-pusat pengawasan pemberangkatan yang terletak di pintu gerbang kota Makkah untuk pencatatan nama-nama jemaah yang bersangkutan. 

3)      Di Pintu-pintu gerbang kota Makkah, para pengawas yang menanggung di bawah Kementerian Haji akan memberikan surat izin bagi kendaraan jamaah haji jalur darat untuk berangkat ke negara asal mereka setelah dilakukan pengecekan hal-hal yang sesuai sesuai yang berlaku. 

  1. Sistem pemulangan haji di bandara Jeddah dan Madinah

a.       Pemulangan haji udara.

Proses kepulangan jamaah bandara KAIA Jeddah dan Amir Muhammad Madinah diatur oleh pihak Muassasah sesuai dengan waktu yang tertera di tiket pesawat dan sekurang-waktu dalam waktu 12 jam sebelum lepas landas jamaah haji sudah siap.  Bagi jamaah yang telah tiba tiba untuk pulang segera diberangkatkan ke bandara.  Sedangkan untuk jamaah yang ingin singgah (transit) Madinatul Hujjah / hotel di Jeddah akan diatur sesuai dengan yang berlaku. 

b.      Pemulangan haji jalur laut.

 Jamaah haji meninggalkan Mekah menuju Jeddah setelah adanya pengumuman resmi Bebas Penyakit Menular (I'lan Al-Nadzofah) dari kementerian Kesehatan Arab Saudi.  Bagi jamaah haji laut yang datang dari Madinah paling lambat 6 jam sebelum kepulangnnya sudah tiba di Jeddah.  Sementara jamaah haji laut yang datang dari Makkah paling lambat 24 jam sudah tiba di Jeddah. 

c.       Pemulangan haji jalur darat.

Jamaah haji jalur darat meninggalkan Makkah paling lambat tanggal 15 Muharram dan setelah diumumkan resmi bebas dari penyakit menular.  Kendaraan yang membawa jamaah haji jalur darat tidak diizinkan pindah dari satu kota ke kota yang lain, kecuali ada izin dari Kementerian Haji cabang Makkah atau Madinah.Semua kendaraan pengangkut jamaah haji jalur transportasi yang diminta pos-pos pengawasan yang terletak di pintu gerbang kota Makkah. 



[1] Ditjen PHU,Terjamahan Ta’limatul Hajj,Jakarta,2009,h 28-29


Sumber : Drs.H.Ahmad Kartono,Msi " Manajemen Operasional Penyelenggaraan Haji dan Umrah"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lembaga Pengawas Penyelenggara Ibadah Haji

  1.       Pengawasan penyelenggaraan ibdah haji Secara umum pengawasan dapat diartikan sebagai car abagi suatu lembaga?organisai untuk ...